Pilastro Cafe, Harmonisasi Kenyamanan dan Menu
Tuesday, 03-Feb-15 02:14:17 WIB

Pilastro yang hadir di kota Medan sejak 5 Juli 2013 ini (soft opening), bisa dibilang cukup idealis dibandingkan restoran lain pada umumnya. Mulai mendeklarasikan jati dirinya pada tanggal 28 Agustus 2013 (grand opening), Pilastro didesain dengan penataan jarak yang cukup lebar antara satu meja dan meja lainnya. Ini memberikan privasi bagi Anda yang ingin menikmati acara santap tanpa gangguan keriuhan suasana, ataupun kursi yang bersinggungan dengan tamu lain. Sangat berbeda dibandingkan beberapa restoran yang justru sangat mementingkan kapasitas pengunjung.

Pilastro terdiri dari 2 lantai, yang masing-masing memiliki ruangan smoking area dan non-smoking area. Antara lantai 1 dan 2 sebenarnya tidak terlalu mengalami perubahan konsep. Selain ruangan nan lapang, Pilastro juga menciptakan nuansa hangat melalui pemilihan furnitur berelemen kayu yang sangat menonjol. Tata cahaya ruang yang mengandalkan sun lighting pun menjadikan suasana kafe ini terasa lebih segar.

Sedangkan untuk hiasan dinding, terdapat aneka foto hasil jepretan sendiri untuk menyemarakkan ruangan. Konon katanya yang memotret adalah manajer operasional mereka yang memang memiliki hobi fotografi. Hasilnya, cukup bisa dibanggakan.

Hanya saja perbedaannya, di lantai 1 terdapat ornamen sederhana berupa rangka pagar besi yang dimanfaatkan untuk menempel beberapa foto pelanggan yang pernah singgah di Pilastro, sehingga menambah rasa keceriaan di dalam restoran. Sedangkan dari lantai 2 Anda dapat menikmati pemandangan kerlap-kerlip lampu di Lapangan Merdeka yang tampil cantik pada malam hari, berada tepat di depan kafe.

Selain itu, di sudut ruangan lantai 1 ini terdapat mini bar yang juga didesain sangat minimalis dengan ornamen sederhana hingga mengesankan bahwa segala sesuatu yang hadir dari mini bar tersebut juga sesuatu yang sederhana dan mudah dicerna baik oleh pikiran maupun lidah dan perut kita.

Dibalik tampilan kafe yang sederhana dan minimalis ini, di pojok bar terdapat dumbwaiter (lift makanan), berfungsi mengantarkan pesanan pelanggan dari dapur yang berada di lantai 2 ke lantai 1. Keberadaan dumbwaiter ini mempertegas idealisme dan kesungguhan sang owner - Benny Kurniawinsen, dalam mengelola kafe. Karena Anda akan sulit menemukan kafe yang memiliki dumbwaiter, tidak hanya di Medan tetapi bahkan juga di Jakarta. Biasanya posisi dapur berada di lantai 1 untuk memudahkan pelayan menyajikan makanan ke pelanggan, hanya saja Benny lebih mengedepankan kenyamanan tamu.

Hal menarik lainnya dari kafe ini adalah, atraksi manual brewing yang dihadirkan langsung di meja pelanggan. Kopi yang ditawarkan pun merupakan kopi unggulan dari pelosok Nusantara mulai dari kopi Solok, Sumatera Mandailing-Lintong, Bengkulu Pulp, Flores Bajawa, Papua Wamena, Bali Kintamani, Enrekang Benteng Alla dan lainnya. Tak jarang juga Pilastro membawa kopi-kopi asal luar negeri yang punya cita rasa unik seperti kopi Ethiopia yang dikemas dalam bentuk latte. Namun jangan berharap jenis kopi unik tersebut selalu ada. Oleh karena itu ada baiknya sebelum memesan kita bertanya dulu pada barista Pilastro untuk ketersediaan kopi single origins.

Manual brewing di tempat ini menggunakan 5 alat yang cukup populer yakni French Press, V60 Dripper, Syphon, Chemex dan Kalita Wave. Melalui manual brewing ini Anda bisa memilih tingkat kadar body dan acidity dari sajian kopi yang yang Anda inginkan. Di samping mengunggulkan kualitas kopi, Pilastro juga mengusung sebuah konsep kuliner yang masih jarang ditemukan di Medan yakni Molecular Gastronomi, sebuah konsep yang memadumadankan teknik membuat hidangan dengan menggunakan bahan-bahan kimia.

Salah satu andalannya adalah Con Panna yakni dessert yang tampil sebagai satu pot pohon paisley yang kesemua bagiannya bisa dinikmati mulai dari tanah hingga dedaunannya itu. Ini adalah kreasi khusus Ronald Prasanto, seorang ahli Molecular Gastronomy Indonesia yang secara khusus dijadikan executive consultant untuk urusan kopi dan molecular gastronomi. Menu molecular lainnya yang patut Anda jadikan pilihan di tempat ini adalah Con Heilo dan T.I.N.A Blend yang merupakan kepanjangan dari This. Is. Not. Avocado Blend, yakni sebuah minuman yang dibuat dari sayur-sayuran dan bahan lainnya namun cita rasanya sangat mirip dengan alpukat.

Pilastro dalam bahasa Italia sesungguhnya dimaknai sebagai pilar-pilar besar. Namun dalam bahasa Inggris, Pilastro memiliki arti sebagai harmoni, sesuai dengan harapan yang digantungkan Benny. “Kami berharap agar mampu menciptakan harmoni bersama para pelanggan. Baik dari makanan dan minuman, rasanya bisa pas serta senantiasa menyediakan masakan yang bagus dengan ingredients yang fresh serta memiliki good quality,” ungkap Benny.

Secara keseluruhan hidangan yang dihadirkan di tempat ini terbilang cukup sederhana namun meyakinkan. Tetapi dengan banyaknya varian menu yang dihadirkan Anda akan merasa selalu memiliki sesuatu yang baru untuk Anda coba saat itu atau pada tiap kunjungan Anda berikutnya.

_______________________________________________________________________________

Pilastro Café
Jl. Bukit Barisan No.3H-I
Medan, Indonesia 20211
Phone (061) 4524199Commercial