Penting Tidaknya Jasa Purnajual
Thursday, 15-Jan-15 09:45:42 WIB

Teknologi mesin pencuci piring di industri foodservice terus berkembang dari tahun ke tahun. Tentunya masing-masing merek menawarkan berbagai macam kecanggihan dan kemudahan. Hanya saja teknologi mesin pencuci piring sejauh ini hanya berkutat pada kemampuan mencuci dan mengeringkan piring yang lebih baik, penggunaannya yang mudah, penggunaan air serta listrik lebih hemat tetapi tetap mampu bekerja dengan baik dan efisien. Dengan teknologi yang masing-masing tidak terlalu jauh berbeda, faktor harga tentu menjadi alasan penentu bagi konsumen dalam menentukan mesin pencuci piring pilihan mereka.

Pada edisi Recommended edisi 59 ini, Anda kami hadapkan dengan Elettrobar Niagara 318 dan CMA E Series 3D. Yang serupa kegunaannya tetapi tidak sama sistemnya, membuat pilihan Anda tidak hanya dari harga, tetapi juga dari pelayanan after sales service dan suku cadang.

Jika berbicara mengenai Elettrobar Niagara 318, mesin pencuci piring asal Eropa ini layaknya mesin pencuci piring lainnya. Elettrobar dilapisi dengan stainless steel, pengaturan lebih mudah, konsumsi energi yang lebih hemat, fitur self cleaning, pegangan pintu yang lebih ringan, garansi, pelayanan perbaikan oleh distributor lokal dan ketersediaan suku cadang.

Sedangkan CMA E Series 3D yang merupakan buatan Amerika ini, dari segi kegunaan tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan Niagara 381. Hanya saja produk ini tidak memiliki tangki, tetapi tetap mampu bekerja dengan baik layaknya Niagara 381. Karena tidak memiliki tangki, alat ini pun tidak memiliki pemanas air di dalamnya. Sehingga dibutuhkan saluran air panas langsung, agar mesin bekerja lebih baik. Hal ini berfungsi mengurangi kinerja pemanas yang tidak harus bekerja terus-menerus, sehingga lebih efisien.

Hal unik lainnya adalah, CMA tidak memiliki distributor lokal di setiap negara di dunia. Sehingga Anda harus membelinya langsung ke kantor pusat mereka di Amerika, dan tanpa pelayanan after service. Tetapi jangan khawatir, karena seluruh suku cadang produk CMA bersifat umum dan dapat ditemukan di seluruh negara di dunia. Sehingga Anda pun tidak perlu menunggu suku cadang dalam waktu yang lama (menunggu dari pabrik), karena dapat mencari dan memasangnya sendiri. Kecuali Anda tipe yang tidak mau repot dan menyerahkan semua ke jasa servis.

Sejauh ini CMA merupakan perusahaan pencuci terbaik nomor 2 di Amerika dengan penjualan CMA E Series 3D mencapai 216.269 unit di seluruh dunia. Bahkan digunakan di hampir seluruh teater IMAX di dunia. Sedangkan Elettrobar menguasai pasar Eropa, dengan tambahan pelayanan after sales service mereka. Masing-masing memiliki kemudahan yang berbeda, tergantung bagaimana cara pandang Anda menilainya.

CMA E Series 3D

Mesin pencuci piring buatan Amerika ini menarik perhatian kami karena keunikannya saat dipamerkan di pameran Food & Hotel Asia pada bulan April 2014 lalu di Singapura. Mesin pencuci piring CMA tipe E Series 3D ini memiliki perawakan yang agak berbeda dibandingkan mesin pencuci piring lainnya. Walau sama-sama tipe single hood tank, E Series 3D ini tidak memiliki tangki air layaknya mesin pencuci piring biasanya. Bagian belakangnya pun tidak ditutup dengan cover stainless steel, sehingga Anda dapat melihat berbagai macam selang.

Karena tidak memiliki tangki air, alat ini memiliki pompa air dan pipa air yang mengakses langsung ke saluran air. Tentunya dibutuhkan aliran air yang baik agar proses mencuci dapat berjalan dengan baik. Karena tidak memiliki tangki air, tentunya mesin ini juga tidak memiliki pemanas. Untuk itu dibutuhkan pula saluran air panas.

Walaupun tanpa tangki sekalipun, ternyata Anda tidak perlu khawatir akan jeda yang ditimbulkan saat mencuci piring. Karena saking cepatnya alat ini mampu membersihkan piring sekitar 40 rak per jam. Dengan sistem tersebut, mesin ini bahkan dianugerahkan predikat hemat energi dari Energy Star untuk penggunaan air yang ekonomis (1,01 galon air per cycle).

Sedangkan untuk cairan pengering dan sabun, terdapat di bagian belakang yang hanya terhubung dengan selang plastik yang kuat. Anda cukup memasukkan selang tersebut ke dalam jeriken sabun ataupun cairan pengering tanpa perlu membuat pipa-pipa baru. Untuk saluran pembuangan, karena tidak memiliki tangki, kotoran langsung disalurkan ke bagian pembuangan. Di bagian itu terdapat sebuah laci stainless yang berfungsi menampung kotoran. Anda cukup membuka laci tersebut, dan kotoran pun dapat dibuang ke tempat pembuangan sampah.

Jika Anda menginginkan mesin pencuci piring ini, Anda harus memesannya langsung ke kantor pusat CMA yang berada di Amerika. Uniknya adalah Anda tidak perlu pusing memikirkan spare parts, karena dapat ditemukan di mana saja tanpa perlu memesan langsung ke Amerika. Anda cukup mengganti dengan barang yang sama yang dijual di toko-toko peralatan di setiap negara.

Elettrobar Niagara 381

Niagara 381 buatan Elettrobar ini masih terbilang baru di pasar foodservice Indonesia ataupun Asia. Mesin buatan Italia ini menjanjikan fitur-fitur baru yang menarik, dan dapat mempermudah pekerjaan karyawan Anda di restoran ataupun hotel.

Dari segi fisik, Elettrobar Niagara 381 terlihat elegan dan tangguh dengan lapisan stainless steel AISI 304 yang melapisi seluruh body-nya. Mesin pencuci piring tipe single skin hood ini memiliki diameter 63,5x75,5x156,5 cm dan berat sekitar 100 kg. Dengan kapasitasnya yang cukup besar, mesin ini mampu menampung rak berukuran 50x50 cm dan piring atau gelas dengan maksimal ketinggian 44 cm. Anda pun dilengkapi dengan 3 macam rak, yaitu rak untuk piring, rak gelas dan keranjang untuk sendok atau garpu.

Dalam beroperasi, Niagara 381 mampu mencuci 900 hingga 1.100 piring per jam. Pengoperasiannya pun cukup mudah dan praktis, hanya dilengkapi dengan beberapa tombol (On/ Off & Start) touch pad yang terdapat di bagian depan. Walaupun terdengar simple, hanya saja mesin ini dilengkapi dengan banyak fitur baru. Seperti “ECC (Elettrobar Clean Construction)” yang berfungsi menghilangkan kotoran menumpuk pada tangki, di dalam pintu dan pada rak, yang dapat menyebabkan sistem drainase tidak berfungsi dengan baik. “EVI special programs” yang merupakan program self cleaning yang digunakan untuk membersihkan bagian dalam. Elettrobar Drain System (EDS) yang mampu menghemat penggunaan air bersih. Elettrobar Wash Technology (EWT) yang dapat menghemat konsumsi energi listrik tanpa mengganggu kinerja mesin. Dan, Elettrobar Lift System (ELS) berupa desain pintu yang dirancang khusus dapat memudahkan karyawan dalam membuka dan menutup penungkup, sehingga karyawan Anda tidak akan kelelahan saat kondisi rush hour.

Mesin yang daya konsumsi listriknya mencapai 8.700 watt ini di pasar Indonesia dibanderol dengan harga 47,8 juta rupiah. Elettrobar Niagara juga memiliki tipe yang lebih besar sedikit, yaitu Niagara 381 L dengan ukuran 70x75,5x156,5 cm dan mampu menampung rak berukuran 50x60 cm.