Pentefragkas Panagiotis - Chef dan Owner El Greco, Setiabudi One
Wednesday, 25-Mar-15 09:06:23 WIB

Secara singkat, Yemista merupakan tomat yang diisi dengan nasi. Masakan Yunani memang identik dengan mengisikan satu jenis makanan ke makanan lainnya. Contoh satu hidangan keluarga lainnya yang cukup populer adalah kambing berisi nasi. Satu ekor kambing tersebut dapat memberi makan hingga 30 orang bergantung kepada porsi makan orang-orang tersebut. Selain itu, ada pula paprika isi dan terong isi. Namun, di antara semua itu, Yemista ini merupakan salah satu hidangan yang tersimpel. Bahan-bahannya pun mudah didapat. Dengan warna dan bentuk yang menggemaskan, tak heran Yemista menjadi hidangan favorit keluarga terutama anak-anak. Hidangan ini pun serta merta menjadi satu jenis menu sayuran yang populer karena enak dan tentunya mengenyangkan berkat nasinya.

Chef Pentefragkas memang cukup peduli dengan kesehatan. Salah satu keinginannya adalah memperkenalkan makanan khas Yunani-Mediterania melalui Restoran El Greco, Setiabudi, yang dipacu pula oleh misi menyebarkan diet ala Mediterania yang sehat. Kunci dari diet ala Mediterania adalah penggunaan minyak zaitun di setiap menu. Selain itu, diet ala Mediterania juga berarti memasak dengan cara slow cooking dan juga memanggang, jadi minim sekali cara goreng-menggorengnya. Dengan kata lain, memasak dengan cara yang lebih sehat.

Chef Pentefragkas sebenarnya tidak memiliki latar belakang di dunia kesehatan. Memang, dia sempat sekolah memasak di Yunani. Akan tetapi, jika dirunut dari masa lalunya, chef Pentefragkas justru mengawali kariernya di bidang yang dapat dibilang amat jauh dengan profesinya sekarang sebagai chef, yakni mekanik pesawat terbang. Diakuinya, dia menyukai dunia penerbangan, terutama pesawat. Setelah bekerja di sana selama beberapa lama, dia menyadari bahwa sebenarnya cita-citanya bukanlah di dunia mekanik. Dunia kuliner ternyata lebih mendarah daging di dirinya. Dia mengingat bahwa sedari dulu memang senang memasak untuk temannya atau keluarganya. Chef Pentefragkas kemudian memutuskan untuk banting setir dengan membuka restoran bernama O Pente di Yunani selama delapan tahun. Sukses dalam waktu yang lama, chef Pentefragkas pun ternyata tak luput jua dari badai krisis di Eropa. Dia pun memutuskan untuk pindah ke Indonesia mengingat hobi diving yang telah mengenalkan dirinya dengan negara ini sejak tahun 2008.

Membuka El Greco pada bulan April 2013, chef Pentefragkas berhasil mengenalkan menu-menu berdietnya ala Mediterania pada orang Indonesia, terutama di Jakarta. Tak hanya orang Indonesia, orang ekspatriat pun menggemari menu-menunya yang segar dan sehat. Salah satunya adalah Yemista ini. Chef Pentefragkas pun membagikan sedikit tipsnya untuk membantu kita dalam membuatnya.

“Pilihlah tomat yang merah dan segar dengan ukuran normal. Jangan mengeruknya terlalu dalam. Keruklah secukupnya agar tomat tersebut tetap kokoh untuk diisi nasi. Selain itu, untuk tomat cincang, dapat menggunakan kerukan dari tomat tersebut, because it is a big sin to throw away food. Selamat mencoba!” tutup chef Pentefragkas sambil tersenyum.

Yemista

Untuk: 4 porsi

Bahan:

8 butir tomat utuh, keruk isinya.

120 gram tomat cincang, bisa menggunakan isian dari tomat utuh.

750 gram kentang

2 siung bawang putih cincang

60 gram bawang Bombay cincang

2 shot minyak zaitun

75 gram beras

3 gram daun mint cincang

3 gram daun parsley cincang

1 sdt garam

1/2 sdt merica

1/2 sdt gula

1/2 sdt air

Untuk membumbui kentang:

Setengah sendok teh garam

Setengah sendok teh merica

Setengah sendok teh oregano

Cara membuat:

1. Tumis bawang putih, bawang Bombay, dan setengah shot minyak zaitun dengan api kecil hingga harum.

2. Masukkan beras, tumis selama 1 menit.

3. Masukkan tomat cincang, air, mint, parsley, garam, gula, dan merica. Masak selama 3-5 menit hingga nasi menjadi setengah matang. Matikan api.

4. Masukkan nasi ke dalam mangkuk tomat, tutup, tata di baking tray.

5. Potong kentang kira-kira sepanjang 5 sentimeter dan setebal 1,5 sentimeter.

6. Aduk dengan garam, merica, dan oregano di dalam baking tray.

7. Siram tomat dan kentang di dalam baking tray dengan sisa minyak zaitun. Tambahkan air hingga setinggi 1 sentimeter di dalam baki. Tutup dengan alumunium foil.

8. Panggang selama satu hingga satu setengah jam di dalam oven bersuhu 250o C.

9. Sajikan.