Pengaturan Suhu Menjaga Kualitas Daging Wagyu
Wednesday, 21-Jan-15 13:42:53 WIB

Sebagai negara asal sapi wagyu, Jepang tidak lagi fokus mengembangkan daging wagyu ini. Alasan utamanya adalah keterbatasan lahan untuk ternak sapi wagyu. ”Karena untuk mengembangkan sapi wagyu ini dibutuhkan lahan yang besar,” ujar Isye Ariani, Meat and Livestock Australia Indonesia Country Representatif. Kesempatan mengembangkan daging sapi wagyu ditangkap dengan baik oleh Australia. “Karena Australia itu benua, jadi mereka punya lahannya,” ujar Isye. Selain itu, di awal pengembangannya, Australia pun mendatangkan langsung sapi wagyu dari Jepang. Hingga kini, kualitas daging wagyu di Australia hampir sama dengan kualitas daging wagyu Jepang zaman dulu. “Lahan yang memungkinkan membuat Australia mampu mengembangkan sapi wagyu ini dengan baik,” ujar Isye.

Australia terus berupaya mengembangkan daging wagyu berkualitas dengan dukungan teknologi. Terutama untuk menghindari foot and mouth disease yang menjadi momok bagi pelaku bisnis daging sapi dunia. Guna menghindari penyakit ini, Australia memasang benda berbentuk anting di setiap sapinya. “Dari lahir, sapi sudah dipasang itu, benda ini berfungsi untuk memantau secara historis proses perkembangan sapi wagyu tersebut,” jelas Isye.

Dengan alat ini, apabila ada sapi yang terindikasi penyakit foot and mouth disease maka akan bisa segera dilacak asal mula terjangkitnya. “Setelah itu, tanah dimana tempat sapi hidup akan langsung dimusnahkan bakterinya dan tanah tersebut tidak bisa digunakan lagi untuk ratusan tahun,” papar Isye. Dipaparkan lebih lanjut oleh Isye, dalam proses tumbuhnya sebelum masuk ke tempat pemotongan, ada badan-badan di Australia yang memeriksa kesehatan dan kebersihan hewan.

Dengan penanganan yang baik dan juga kesehatan yang terjaga, membuat daging wagyu Australia banyak diminati, terutama Indonesia. Isye menuturkan bahwa daging wagyu Australia ini sudah memenuhi standarisasi halal, bahkan lebih dari itu. “Daging wagyu ini bukan hanya halal, tapi sudah halalan thoyiban, yang dimaksud dengan halalan toyiban adalah, sapi diperlakukan dengan baik, tidak boleh sembarangan, dan mengikuti kaidah-kaidah hewani,” tegas Isye.

Selain itu, pada saat pemotongan, sapi wagyu dipisahkan dari sapi lainnya untuk menghindari sapi stres. Hal ini pun turut berpengaruh pada kualitas daging yang dihasilkan. “Sapi wagyu yang stres itu akan menghasilkan daging yang keras,  industri pemotongan sapi di Australia sangat memerhatikan hal-hal sekecil apapun,” papar Isye.

Untuk menjaga kualitas wagyu tetap baik walaupun disimpan dalam waktu yang lama, bisa digunakan dengan 2 cara. Yakni menyimpannya dalam keadaan beku atau disimpan dalam chiller dengan suhu 0 hingga minus 20 C. Isye menjelaskan, cara yang baik menurutnya dengan menyimpan dalam chiller. Ini didukung dengan prosedur pemotongan di Australia. Dimana setelah dipotong, proses pengulitan hingga memotong bagian-bagian sapi wagyu dilakukan dalam suhu 0 hingga minus 20C. “Disana dimasukan ke dalam suhu 0 hingga minus 20 C karena di suhu tersebut bakteri tidak ada yang berkembang,” ujar Isye.

Tetapi dalam proses penyimpanan chille, self life daging wagyu hanya 3 bulan saja. Selain itu, penyimpanan pun harus dalam keadaan suhu yang konstan dan juga disimpan dalam kemasan vakum. “Vakum ini tidak ada udara, kalau tidak ada udara pasti bakteri tidak akan berkembang,” ujar Isye. Berbeda dengan menggunakan sistem penyimpanan dalam keadaan beku yang lebih mudah.

Penyimpanan dalam keadaan beku membuat daging wagyu memiliki self life yang lebih lama. “Untuk dalam keadaan beku bisa mencapai 1 tahun,” ujar Isye. Hanya saja kekurangan dari penyimpanan kondisi beku ini adalah proses defrost yang memakan waktu lama. “Karena itu sudah dalam bentuk beku, butuh 12 jam untuk men-defrost 1kg-nya,” jelas Isye. Untuk mencairkan daging dalam kondisi beku ini tidak disarankan menggunakan air, karena akan menghilangkan sari-sari dagingnya. “Karena itu, kalau penyimpanannya beku, bagi kalangan rumah tangga harus menyimpannya dulu dalam chiller selama seharian penuh,” pungkas Isye.

KEEP READING :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: views/content.php

Line Number: 103