Mengatasi Kenaikan BBM
Monday, 18-May-15 10:21:14 WIB

Naiknya harga BBM memicu kenaikan harga bahan-bahan makanan. Perlu siasat tertentu oleh pelaku bisnis katering untuk menghadapi kondisi ini.

Masih segar dalam ingatan kita, beberapa waktu lalu pemerintah telah menaikkan harga BBM bersubsidi. Langkah ini harus dilakukan mengingat beban anggaran negara dan subsidi BBM yang kurang tepat sasaran. Kenaikan BBM sudah beberapa kali dilakukan dan umumnya memicu kenaikan harga bahan kebutuhan pokok.

Kondisi ini memaksa pengusaha katering untuk mengevaluasi anggaran biaya pengeluaran dan harga jual menu makanan. Namun tidak serta-merta kenaikan harga BBM menjadi alasan untuk meningkatkan harga jual menu.

Perlu diamati seberapa jauh pengaruh kenaikan harga BBM bersubsidi terhadap harga bahan makanan penting dalam katering. Bahan makanan meliputi jenis sumber protein hewani yang utama dibutuhkan dalam menu katering, diantaranya adalah telur ayam, daging, ayam dan ikan. “Bila terjadi kenaikan harga signifikan sekitar 15% terhadap bahan makanan ini, maka otomatis harga jual menu dinaikkan,” ucap Stefu Santoso, Executive Chef APREZ Catering and AMUZ Gourmet Restauran.

Menurut pengamatan Stefu, perubahan harga yang terjadi setelah kenaikan BBM bersubsidi berdampak pada daging olahan (processed meat), contohnya baso dan sosis. Sedangkan harga bahan makanan seperti telur, ayam, daging dan ikan cenderung fluktuatif setiap hari.

Tak hanya kenaikan BBM yang mempengaruhi harga bahan makanan, hari-hari raya seperti Natal dan Tahun Baru juga berdampak besar. “Terjadi lonjakan demand, karena masing-masing orang berlomba bikin event, misalnya pesta barbeque akhir tahun,” jelas stefu.

Sebaiknya katering tidak mengambil jalan pintas dengan mengurangi kualitas maupun kuantitas menu. Jika pelanggan telah paham dan kenal baik dengan kualitas katering anda, sebaiknya hal ini tidak dilakukan. “Lebih baik terus terang harga menu naik tanpa mengurangi kualitas dan kuantitas,” ujar Stefu. Jangan sampai pelanggan tidak mengerti kenaikan ini dan merasa kecewa. Bila mouth to mouth marketing menjadi media promosi terbaik, maka mouth to mouth complaint akan menghukum anda.

Ada jalan lain selain menaikkan harga menu. Bertahan pada harga sama di tengah kenaikan  harga bahan baku bisa dilakukan sementara. “Bisa saja bertahan pada harga lama, tapi profit margin perusahaan akan menurun,” kata Stefu. Kenaikan BBM ini juga diiringi dengan naiknya upah karyawan. Meski begitu, Stefu berpendapat kenaikan harga bahan makanan lebih berpengaruh ketimbang upah karyawan. “Paling terasa kenaikan bahan baku karena food cost ini sifatnya day by day,” tambahnya.

Masih terkait dengan harga jual menu katering. Bila terjadi kesepakatan harga dengan pelanggan sebelum terjadi gejolak kenaikan harga bahan baku, maka sebaiknya tetap pada perjanjian. Jika terjadi kesepakatan harga lama, jelas anda tidak bisa menaikan harga secara sepihak.

Selain itu, pembelian bahan makanan melalui supplier bisa dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan harga. “Membeli bahan makanan melalui supplier bisa menghindarkan cash flow terlalu tinggi, penambahan biaya transportasi, membeli sesuai pemesanan dan seragam,” ungkap Stefu.

Meskipun demikian, anda juga perlu jeli dalam memilih supplier dan memantau kualitas produk yang diterima. Pasalnya terjadi praktik kecuragan oleh supplier kerap dijumpai oleh pengusaha katering sebagai pembeli. “Pernah saya menerima ayam diisi es batu yang membuat beratnya bertambah. Tapi saya tidak langsung mencoret nama supplier, melainkan mengajukan komplain tertulis kepada supplier,” keluh Stefu.

Sebenarnya kenaikan harga BBM bersubsidi secara langsung mempengaruhi ongkos transportasi. Dalam usaha katering, sektor transportasi juga mengambil peranan penting dalam hal pendistribusian makanan ke tempat acara (venue). Menggunakan jasa rental kendaraan bisa menjadi alternatif untuk menekan biaya. “Kalau kendaraan yang saya gunakan rental semua. Biaya bensin sudah termasuk dalam biaya rental dan dapat menekan overhead expense,” ujar Stefu. Overhead expense biasanya dijumpai bila menggunakan kendaraan sendiri.

Berbagai kenaikan harga memang tidak bisa dihindari dalam dunia usaha. Tetapi bukan berarti tidak ada solusi. Kalau memang masih ada jalan keluar, maka kebangkrutan usaha bisa dihindari.