Kiat Memilih Sepatu Keselamatan di Dapur Komersial
Tuesday, 30-Dec-14 02:44:15 WIB

Di setiap tempat kerja tentu memiliki potensi kecelakaan kerja dengan tingkat risiko yang berbeda. Tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi biasanya berhubungan dengan kegiatannya. Suatu kegiatan yang berkaitan dengan penggunaan mesin, alat berat, gas, listrik dan sebagainya tentu mengandung risiko yang tinggi.

Begitu pula dengan dapur dan khususnya dapur komersial yang terdapat di dalam hotel, restoran, katering dan kafe. Salah satu perlengkapan pengaman yang wajib digunakan oleh staf dapur adalah sepatu keselamatan (safety shoes). Beragam sepatu keselamatan tersedia dalam berbagai model namun yang diutamakan adalah fungsi dasarnya.

Pemakaian sepatu keselamatan di dapur bertujuan untuk melindungi kaki dari berbagai risiko kecelakaan, seperti halnya kejatuhan benda berat atau benda tajam, tergelincir, kaki tersiram air panas atau minyak panas, terlindas roda troli dan sebagainya. Oleh karena itu perlu memilih sepatu keselamatan yang mendukung kerja di dapur. Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika memilih sepatu ini adalah sebagai berikut:

Pelat baja (steel plate)

Selembar pelat baja yang diselipkan di antara outsole dan insole sepatu ini berguna untuk melindungi kaki dari kemungkinan menginjak benda tajam sehingga tidak tembus dan melukai kaki.

Topi kaki (toe cap)

Bagian ini menjadi syarat wajib di dalam sepatu keselamatan. Bagian ini tersembunyi di ujung sepatu yang berfungsi melindungi jari kaki dari kemungkinan tertimpa benda berat dan benda tajam. “Standar internasional untuk toe cap dibuat dari carbon steel, yakni besi yang dikeraskan, dipanaskan lalu diberi karbon. Bahan ini lebih keras dari baja dan mampu menahan beban jatuh 20 kg atau menyerap energi kinetik 200 joule,” jelas Lily Yuliawati, Branch Manager PT Dunia Saftindo. Setidaknya sepatu keselamatan ini sudah mendapat sertifikasi ANSI (America National Standards Institute).

Tahan minyak dan kimia

Selain tahan air, sepatu keselamatan juga harus tahan minyak panas dan bahan kimia berupa asam maupun basa sehingga tidak melukai kaki.

Tanpa tali sepatu

Pilih sepatu keselamatan tanpa menggunakan tali sepatu agar mudah dipakai dan dilepas. Terlebih ketika sepatu tersiram air panas dapat dilepas dengan mudah dan desain tanpa tali sepatu mencegah cairan masuk ke dalam sepatu.

Pilih tipe low-cut

Tersedian beberapa tipe pergelangan kaki sepatu, antara lain low-cut, medium-cut dan high-cut. Untuk bekerja di dapur sebaiknya memilih tipe low-cut agar mudah dipakai, dilepaskan dan tidak membatasi gerak kaki.

Anti slip

Lantai licin dan tuntutan kerja cepat dan cekatan di dapur menjadi satu masalah jika tidak menggunakan sepatu yang didesain antislip atau antilicin. Bagian dasar sepatu ini terdiri dari bagian bernama insole, midsole dan outsole. Bagian tersebut terbuat dari polyurethane yakni sejenis plastik bersifat elastis berguna sebagai pengganti karet alami. Untuk sepatu keselamatan berkualitas tinggi umumnya menggunakan jenis thermoplastic polyurethane yang tahan panas, minyak dan abrasi.

Anti statis

Fitur ini terdapat di dalam sepatu keselamatan yang berguna mengalirkan listrik statis dari tubuh manusia ke bumi sehingga tidak menimbulkan percikan api. Umumnya sepatu dengan fitur ini digunakan oleh pekerja di pom bensin. Fitur ini terdapat di bagian insole berupa jahitan benang khusus. “Fitur ini tidak terlalu penting untuk di sini meskipun di luar negeri sudah menjadi standar digunakan di dapur,” terangnya.

Selain aman, sepatu ini juga harus dirancang nyaman digunakan. Para pekerja yang memakainya tidak jarang harus bekerja berjam-jam bahkan lebih dari 12 jam sehingga bila sepatu ini didesain nyaman tentu mereka akan bekerja lebih produktif dan menurunkan kemungkinan menderita masalah kaki atau bahkan menjalar ke bagian lutut, pinggul dan pinggang.

Meskipun sepatu keselamatan ini dirancang untuk kondisi ekstrem dan memiliki daya tahan lebih kuat dibandingkan jenis sepatu lain tetapi tetap dibutuhkan perawatan agar awet. Selalu bilas dengan air bersih setelah sepatu terkena kotoran seperti minyak, saus dan lainnya. Kemudian dikeringkan dengan kain bersih, diangin-anginkan atau gunakan hair dryer. Jangan menjemur sepatu di bawah terik matahari karena akan merusak lapisan kulit. Bahkan sepatu yang terkena cipratan semen bila tidak dibersihkan akan menyebabkan kulit sepatu retak.

Namun yang terpenting yakni selalu membersihkan dan mengeringkan sepatu seusai digunakan. Dapat menggunakan bahan penyerap kelembaban (silica gel) atau tisu dapur ke dalam sepatu selama 30 menit.  Selanjutnya bahan-bahan tersebut dikeluarkan dan simpan sepatu di ruangan yang sejuk. Pastikan bagian antilistrik statis tetap kering karena jika basah maka tidak berfungsi optimal. Dengan mengetahui cara memilih, menggunakan dan merawat sepatu keselamatan maka bekerja di dapur pun terasa nyaman dan tidak khawatir dengan risiko kecelakaan yang sewaktu-waktu menimpa.