Hospitalis - The Devil is in the Details
Thursday, 02-Apr-15 09:39:25 WIB

Tidak ada bau obat yang khas menyeruak dari ruangan tersebut. Raut-raut cemas dan kesedihan juga tidak terpancar dari wajah para pengunjung yang keluar-masuk. Meski terpampang logo palang merah seperti rumah sakit, namun sesungguhnya ini adalah restoran dan bar “Hospitalis”. Restoran di daerah Gandaria, Kebayoran Baru ini memang sengaja mengusung konsep yang tematik, yakni rumah sakit.

Hospitalis berdiri sejak 25 Mei 2014. Dengan modal dua setengah miliar rupiah dari empat orang yang masih berhubungan darah, termasuk sang pemilik Andika Febriyanto Hasan, itu jadilah restoran unik ini. Andika menuturkan bahwa ilham tema rumah sakit tersebut rasanya memang cukup ironis. “Kebetulan, kan, dari dulu saya takut rumah sakit, fobia rumah sakit. Saya enggak pernah mau masuk rumah sakit. Nah, itulah awal mulanya,” ungkap Andika. Dari semenjak sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama, Andika mengakui selalu muntah apabila mengunjungi rumah sakit.

Secara lebih jauh dia menuturkan bahwa konsep tema yang diusungnya berfokus pada detail. “Karena saya melihat beberapa restoran yang tematik kurang fokus pada detail. Jika mau (membangun restoran tematik) jangan setengah-setengah. Padahal ketika mengusung konsep yang tematik, detail akan menjadi hal yang sangat penting,” ujar pria yang takut melihat darah itu.

Simak ulasan selanjutnya pada majalah Foodservice Today Edisi 68 MARET 2015

______________________________________________________________________________

Informasi berlangganan:
 
1. Hubungi foodservice.today@mfk.co.id atau telepon 021-6268758
 
2. Beli lewat aplikasi Scoop, Wayang Force, Scanie, dan Magzter di iOS atau Android.
 
3. Dapatkan di toko-toko buku terdekat di kota Anda.