Teliti Mengolah Salmon
Friday, 27-Mar-15 01:54:45 WIB

Walau bukan dari Indonesia, salmon seakan menjadi ikan yang dapat dengan mudah ditemui, khususnya di kota-kota besar. Popularitas salmon menjadikan ikan ini salah satu daya tarik restoran dalam mendatangkan pengunjung. Kesegaran ikan salmon, cita rasa dan kelembutan dagingnya, melengkapi kandungan Omega-3, vitamin A dan asam-asam amino yang terkandung dalam sepotong dagingnya.

Beragam nilai lebih dari salmon tersebut menjadi alasan kenapa ikan ini begitu digemari. Terlebih lagi bagi kalangan chef, salmon termasuk ikan yang fleksibel, bisa dimasak dengan metode masak apapun. Bahkan bisa dimakan mentah seperti sashimi di Jepang.

“Bila mampu dijaga tingkat kesegaranya, salmon tidak amis, lembut, banyak lemak dan memiliki rasa yang manis,” ujar Degan Septoadji Suprijadi, atau akrab disapa chef Degan, yang telah malang melintang sebagai chef profesional selama kurang lebih 30 tahun.

Lebih lanjut chef Degan menjelaskan, karena salmon sangat netral jadi bisa dicampur dengan macam-macam saus soya seperti di sashimi. Atau juga bisa disajikan sebagai carpacio yang dipotong tipis-tipis, terus dilumuri minyak zaitun, jus lemon atau ditaburi asam-asam seperti masakan Amerika Latin. Bahkan di restorannya, Letter D, chef Degan mengombinasikan salmon dengan sayur lodeh khas Indonesia.

Simak ulasan selanjutnya pada majalah Foodservice Today Edisi 68 MARET 2015

______________________________________________________________________________

Informasi berlangganan:
 
1. Hubungi foodservice.today@mfk.co.id atau telepon 021-6268758
 
2. Beli lewat aplikasi Scoop, Wayang Force, Scanie, dan Magzter di iOS atau Android.
 
3. Dapatkan di toko-toko buku terdekat di kota Anda.